Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Formula Masuk Tahap Scale-Up?

beautyveristy01 · 3 menit baca
Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Formula Masuk Tahap Scale-Up?
Formula yang berhasil di laboratorium belum tentu langsung siap diproduksi besar. Saat memasuki scale-up, banyak hal yang sebelumnya sederhana mulai berubah.

Di laboratorium, formulator biasanya bekerja dengan jumlah bahan yang relatif kecil dan kondisi yang lebih mudah dikendalikan. Kecepatan pengadukan, temperatur, urutan penambahan bahan, hingga waktu proses dapat diamati secara dekat. Namun ketika formula berpindah ke tangki produksi dengan volume jauh lebih besar, cara bahan berinteraksi bisa ikut berubah.

Tahap scale-up menjadi jembatan antara formula laboratorium dan produksi komersial. Tujuannya bukan sekadar membuat formula dalam jumlah lebih banyak, tetapi memastikan karakter produk tetap dapat dipertahankan ketika prosesnya berubah skala. Di sinilah tim formulasi dan produksi mulai melihat apakah sebuah formula benar-benar siap menghadapi kondisi manufaktur.


Memperbesar Formula Bukan Sekadar Mengalikan Angka
Secara matematis, memperbesar formula terlihat sederhana karena setiap bahan dapat dihitung berdasarkan persentase yang sama. Namun produksi tidak bekerja hanya dengan angka karena volume yang lebih besar mengubah banyak kondisi fisik selama proses berlangsung. Perpindahan panas, pola pencampuran, waktu homogenisasi, dan kecepatan pendinginan dapat berbeda dibandingkan ketika formula dibuat dalam wadah laboratorium.

Sebuah emulsi, misalnya, mungkin terbentuk dengan baik ketika dibuat satu kilogram, tetapi membutuhkan pendekatan berbeda ketika jumlahnya menjadi ratusan kilogram. Posisi pengaduk, karakter tangki, kecepatan putaran, serta waktu pencampuran dapat memengaruhi bagaimana fase minyak dan air membentuk sistem yang stabil. Karena itu, parameter proses perlu disesuaikan tanpa mengubah karakter produk yang sudah disetujui sebelumnya.

Urutan penambahan bahan juga dapat menjadi lebih penting pada tahap ini. Bahan tertentu mungkin sensitif terhadap temperatur, membutuhkan waktu pelarutan, atau harus dimasukkan setelah kondisi tertentu tercapai. Jika proses berubah terlalu jauh dari rancangan awal, tekstur, warna, aroma, pH, atau viskositas produk dapat ikut berubah.

Tahap scale-up karena itu sering melibatkan pengamatan dan penyesuaian secara bertahap. Tim tidak hanya melihat apakah produk berhasil dibuat, tetapi juga apakah prosesnya dapat dilakukan kembali dengan hasil yang konsisten. Formula yang baik perlu mampu diterjemahkan menjadi prosedur produksi yang jelas dan dapat dikendalikan.
Dari Formula Menuju Proses yang Bisa Diulang
Keberhasilan satu produksi percobaan belum cukup untuk menyatakan proses sudah aman. Tim manufaktur perlu melihat apakah parameter yang digunakan dapat menghasilkan karakter produk serupa ketika produksi dilakukan kembali. Di sinilah pencatatan temperatur, waktu, kecepatan pencampuran, urutan proses, dan kondisi lain menjadi bagian penting dari pengembangan.

Tahap ini juga dapat memperlihatkan masalah yang sebelumnya tidak muncul pada skala laboratorium. Produk bisa membutuhkan waktu pendinginan lebih lama, teksturnya berubah setelah keluar dari tangki, atau proses pengisian menjadi kurang efisien karena viskositasnya terlalu tinggi. Temuan seperti ini membantu tim menentukan apakah formula perlu disesuaikan atau proses produksinya yang harus diperbaiki.

Scale-up juga menjadi titik pertemuan antara banyak fungsi di pabrik. Formulator memahami karakter formula, tim produksi melihat kemampuan peralatan, sementara quality control memeriksa apakah hasil yang diperoleh masih berada dalam spesifikasi. Keputusan yang diambil harus menjaga keseimbangan antara kualitas produk dan kemampuan proses untuk dijalankan secara konsisten.

Bagi manufaktur kosmetik, tahap scale-up adalah saat sebuah formula mulai diuji oleh kondisi nyata produksi. Produk yang berhasil melewati tahap ini bukan hanya berhasil dibuat dalam jumlah lebih besar, tetapi juga memiliki proses yang lebih terukur dan dapat diulang. Dari sinilah formula laboratorium benar-benar bergerak menjadi produk yang siap memasuki produksi komersial. [][Rommy Rimbarawa/LBF]

Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi.
Share
Ditulis oleh beautyveristy01

Tim Lunaray Beauty Factory — menghubungkan science, research, dan manufacturing untuk pengembangan produk kosmetik yang lebih baik.