Mengapa Kemasan Sebaiknya Dipikirkan Sejak Awal Pengembangan Produk?

beautyveristy01 · 3 menit baca
Mengapa Kemasan Sebaiknya Dipikirkan Sejak Awal Pengembangan Produk?
Kemasan bukan sekadar wajah produk. Pilihan botol, tube, jar, atau pump dapat memengaruhi bagaimana formula dibuat, diuji, dan digunakan konsumen.

Dalam pengembangan kosmetik, kemasan sering terlihat seperti keputusan yang dapat dibuat setelah formula selesai. Fokus awal biasanya tertuju pada bahan aktif, tekstur, aroma, warna, dan performa produk, sementara bentuk kemasan dianggap dapat mengikuti kemudian. Padahal kemasan primer akan bersentuhan langsung dengan formula sepanjang masa simpan dan penggunaan produk.

Keputusan yang terlambat dapat memunculkan persoalan baru. Formula yang sudah sesuai harapan mungkin terlalu kental untuk mekanisme pump, terlalu cair untuk kemasan tertentu, atau memiliki karakter yang membutuhkan perlindungan lebih baik dari cahaya dan udara. Karena itu, formula dan kemasan sebaiknya berkembang dalam percakapan yang sama sejak tahap awal.

Kemasan Bukan Keputusan Setelah Formula Selesai
Apt. Cahya Khairani Kusumawulan, M.Farm.
, tenaga ahli PT Lunaray Cahaya Abadi yang juga terlibat sebagai dosen tamu Rekayasa Kosmetik Universitas Padjadjaran, memiliki pengalaman di bidang research and development dan product development. Dalam perspektif pengembangan produk yang ia tekankan, kualitas terbentuk dari rangkaian keputusan selama proses, bukan hanya dari hasil akhir yang terlihat konsumen. Cara pandang tersebut membuat pemilihan kemasan relevan sejak produk masih dirancang, bukan ketika formula sudah dianggap selesai. 

Kemasan dapat ikut menentukan cara formula dirancang. Diameter lubang, sistem pump, material wadah, ukuran, jenis penutup, hingga bentuk aplikator berhubungan dengan viskositas dan pengalaman penggunaan produk. Serum yang sangat cair membutuhkan pertimbangan berbeda dibanding krim kental, sementara formula dengan karakter tertentu dapat membutuhkan wadah yang memberi perlindungan lebih baik.

Perry Romanowski, ahli kimia kosmetik asal Amerika Serikat, bahkan memasukkan kemasan sebagai bagian yang harus sudah diketahui ketika formulasi dikembangkan. Dalam daftar pengembangan formulanya, Romanowski menempatkan bentuk wadah primer, ukuran, material, pemasok, hingga jenis penutup sebagai keputusan yang perlu ditentukan karena dapat memengaruhi karakter produk yang dikembangkan. 

Artinya, kemasan bukan hanya urusan estetika atau identitas brand. Tim pengembangan perlu melihat apakah kemasan dapat mendukung cara produk dikeluarkan, digunakan, disimpan, dan diproduksi. Bentuk yang menarik secara visual tetap perlu bekerja bersama formula yang akan tinggal di dalamnya.

Formula dan Kemasan Perlu Diuji sebagai Satu Sistem
Setelah kandidat kemasan dipilih, hubungan antara formula dan wadahnya masih perlu dievaluasi. Uji kompatibilitas dapat membantu melihat apakah material kemasan, penutup, mekanisme pengeluaran, dan formula tetap bekerja bersama selama kondisi penyimpanan tertentu. Formula yang stabil di wadah laboratorium belum otomatis memberikan hasil sama ketika ditempatkan dalam kemasan komersial. 

Interaksi dapat berjalan dua arah. Formula dapat memengaruhi material kemasan, sementara kemasan juga dapat memengaruhi kondisi formula melalui kontak dalam waktu panjang. Romanowski juga menekankan pentingnya uji kompatibilitas kemasan dalam evaluasi kestabilan kosmetik, termasuk mengamati kemungkinan perubahan ketika formula bersentuhan dengan material kemasan.

Pertimbangan tersebut berlanjut sampai lantai produksi. Kemasan yang terlihat ideal pada tahap desain tetap harus dapat melalui proses filling, penutupan, pemberian kode, dan pemeriksaan secara konsisten. Jika kemasan baru diputuskan ketika seluruh formulasi sudah terkunci, ruang untuk memperbaiki ketidaksesuaian menjadi lebih sempit dan dapat memaksa perubahan yang sebenarnya bisa diantisipasi lebih awal.

Pengembangan produk kosmetik karena itu tidak berjalan sebagai rangkaian keputusan yang sepenuhnya terpisah antara formula, kemasan, dan manufaktur. Ketiganya perlu saling memberi informasi sejak proses masih memiliki ruang untuk berubah. Kemasan yang dipikirkan sejak awal bukan hanya mempercantik produk, tetapi membantu memastikan formula yang dirancang benar-benar dapat hidup dengan baik sampai berada di tangan konsumen. [][Adrian Damar/LBF]

Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi.
Share
Ditulis oleh beautyveristy01

Tim Lunaray Beauty Factory — menghubungkan science, research, dan manufacturing untuk pengembangan produk kosmetik yang lebih baik.