Pelajar Farmasi dari Dua SMK Cirebon Belajar Langsung Proses Industri di Lunaray Beauty Factory

Editor Lunaray · 3 menit baca
Pelajar Farmasi dari Dua SMK Cirebon Belajar Langsung Proses Industri di Lunaray Beauty Factory

Dua rombongan pelajar farmasi asal Cirebon mengunjungi Lunaray Beauty Factory untuk mengenal proses produksi, pengembangan kosmetik, pengawasan mutu, hingga teknologi analisis kulit.

Lunaray Beauty Factory [LBF] menerima kunjungan industri dari SMKS RISE Cirebon dan SMKS Cendekia Cirebon pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kedua rombongan datang secara bergantian untuk melihat lebih dekat bagaimana pengetahuan yang dipelajari di sekolah diterapkan dalam lingkungan industri kosmetik.


Kunjungan pertama diikuti delapan siswi kelas XI jurusan Farmasi SMKS RISE Cirebon dengan enam guru pendamping. Mereka mendapatkan pengenalan mengenai LBF, alur pengembangan produk, lingkungan manufaktur, serta sejumlah kompetensi yang dibutuhkan ketika bekerja di industri kosmetik.

Keterkaitan tersebut cukup dekat dengan latar pendidikan peserta. Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat SMKS RISE Cirebon memiliki program Keperawatan dan Farmasi. Sementara itu, SMKS Cendekia Cirebon memiliki program Farmasi, Keperawatan, serta Teknologi Laboratorium Medik.

Baca Juga: 132 Siswa SMK Muhammadiyah 1 Pemalang Mengenal Industri Kosmetik di Lunaray Beauty Factory

Dari Ruang Kelas ke Praktik Pembuatan Kosmetik


Rombongan SMKS RISE tidak hanya menerima penjelasan mengenai proses industri. Dengan pendampingan tim Research & Development Lunaray Beauty Factory, para siswi memperoleh kesempatan mencoba proses sederhana pembuatan lip tint, mulai dari mencampurkan bahan, menentukan warna, hingga memasukkan produk ke dalam kemasan.

Kepala SMKS RISE Cirebon, Jamroni, S.Pd.I., menilai pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat pembuatan sediaan kosmetik dalam konteks industri. Praktik langsung membuat materi yang sebelumnya lebih banyak ditemui dalam pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami ketika berhadapan dengan proses dan peralatan nyata.

Para siswa juga diperkenalkan dengan teknologi skin analyzer yang digunakan untuk membantu membaca sejumlah kondisi visual kulit. Pengalaman ini membuka gambaran bahwa industri kosmetik saat ini tidak hanya melibatkan ilmu formulasi dan produksi, tetapi semakin beririsan dengan pemanfaatan teknologi digital.

Pada siang hari, giliran 18 siswa kelas XI jurusan Farmasi SMKS Cendekia Cirebon datang bersama seorang guru pembimbing. Rombongan mengikuti room tour di sejumlah area yang dapat dikunjungi untuk mengenali urutan proses produksi dan melihat bagaimana kegiatan manufaktur dijalankan di dalam pabrik.

Baca Juga: Kebakaran KMP Batumandi, Manajemen LCA Sampaikan Belasungkawa kepada Rombongan Terdampak

Mengenal Lebih Banyak Pilihan Karier di Industri Kosmetik


Setelah mengamati proses produksi, siswa SMKS Cendekia juga mencoba skin analyzer secara bergantian. Salah satu peserta, Nadiroh, menilai kunjungan tersebut membuatnya memperoleh gambaran lebih jelas mengenai proses pembuatan makeup dan skincare.

General Manager PT Lunaray Cahya Abadi R. Wieke Wulandari Sukarno, S.IP. menjelaskan bahwa kesamaan bidang pendidikan kedua sekolah menjadi konteks penting dalam kegiatan tersebut. Pengetahuan mengenai bahan, pengolahan, pengujian, dan pengawasan mutu yang dipelajari siswa memiliki hubungan langsung dengan berbagai pekerjaan di industri kosmetik.

Kunjungan industri juga memberi perspektif bahwa sebuah kosmetik tidak lahir hanya dari proses pencampuran bahan. Di belakang produk terdapat pengembangan formula, penentuan proses, produksi, pemeriksaan mutu, dokumentasi, teknologi, serta sumber daya manusia dengan bidang keahlian yang berbeda.

Pengalaman melihat proses tersebut secara langsung diharapkan membantu siswa memahami pilihan setelah menyelesaikan pendidikan kejuruan, baik untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan. Bagi Lunaray Beauty Factory, kegiatan semacam ini sekaligus menjadi ruang untuk mendekatkan industri dengan pendidikan dan memperkenalkan bahwa perkembangan industri kosmetik membutuhkan keterampilan ilmiah, teknis, dan teknologi yang terus berkembang. [][Rommy Rimbarawa/LBF]

Penulisan artikel ini dibantu AI dan telah melewati proses kurasi Redaksi.

Share
Ditulis oleh Editor Lunaray

Tim Lunaray Beauty Factory — menghubungkan science, research, dan manufacturing untuk pengembangan produk kosmetik yang lebih baik.